Di balik setiap hidangan khas Bali, tersimpan nilai budaya dan sejarah yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama bertahun-tahun. Kekayaan inilah yang terus menginspirasi berbagai pelaku kuliner untuk menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperkenalkan identitas Pulau Dewata kepada lebih banyak orang.
Semangat itulah yang kemudian diwujudkan oleh Bali Timbungan melalui setiap hidangan yang disajikan. Bagi Bali Timbungan, menyajikan makanan bukan hanya tentang menghadirkan cita rasa yang khas, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Bali kepada masyarakat yang lebih luas. Filosofi tersebut menjadi dasar perjalanan restoran ini dalam menghadirkan pengalaman bersantap yang memadukan kuliner, sejarah, dan nuansa Pulau Dewata dalam satu tempat.
Menurut Ivan Adrian, Director Bali Timbungan, nama “Timbungan” berasal dari bahasa Bali yang berarti bambu. Nama tersebut dipilih sebagai identitas restoran sekaligus merepresentasikan menu andalannya, Bebek Timbungan. Hidangan ini dimasak di dalam bambu selama kurang lebih delapan jam hingga menghasilkan tekstur daging yang empuk dan kaya cita rasa. Di balik proses memasaknya, Bebek Timbungan juga menyimpan nilai sejarah karena dahulu dikenal sebagai hidangan yang disajikan kepada para raja Bali saat merayakan kemenangan setelah peperangan.
Berangkat dari warisan tersebut, Bali Timbungan terus mengembangkan beragam menu khas Bali yang tetap mempertahankan akar budayanya. Berbagai hidangan disajikan dengan sentuhan presentasi yang lebih modern agar dapat dinikmati oleh lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda, tanpa menghilangkan esensi cita rasa dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui suasana restoran. Mulai dari desain interior, arsitektur, hingga atmosfer ruang, setiap elemen dirancang untuk menghadirkan balinese vibes sehingga pengunjung dapat merasakan pengalaman yang lebih menyeluruh, seolah menikmati kekayaan budaya Bali melalui setiap sudut restoran, bukan hanya melalui hidangannya.
Bagi Bali Timbungan, memperkenalkan kuliner Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas juga membutuhkan ruang kolaborasi. Karena itu, kehadiran Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo 2026 dipandang sebagai peluang untuk mempertemukan pelaku industri kuliner, produsen, chef, hingga pemilik bisnis dalam satu wadah yang dapat mendorong inovasi sekaligus memperkuat eksistensi kuliner Nusantara.
Terinspirasi untuk lebih mengenal kekayaan kuliner Nusantara dan terhubung langsung dengan para pelaku industri? Segera daftarkan diri Anda untuk mengikuti Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo 2026. Berikut langkah-langkah pendaftarannya:
- Kunjungi website www.nusantarafoodhotel.com/register dan klik tombol “REGISTER HERE” di pojok kanan atas.
- Lengkapi formulir pendaftaran dengan data yang valid.
- Setelah berhasil terdaftar, Anda akan menerima email konfirmasi berisi QR Code sebagai tiket masuk pameran. Apabila belum ditemukan di inbox, silakan periksa folder spam.
Catat tanggalnya dan jadilah bagian dari transformasi industri F&B dan hospitality Indonesia!
Dapatkan informasi terbaru seputar Nusantara Food & Hotel Expo melalui Instagram @nusantarafoodhotel. Sampai jumpa di Nusantara Food & Hotel Expo 2026 yang akan berlangsung pada 9-12 Juli 2026 di ICE BSD, Tangerang.


